Home » » Menjadikan Planet Lain Seperti Bumi

Menjadikan Planet Lain Seperti Bumi

Written By Harso Adjie Broto on Sabtu, 22 Juni 2013 | 19.30

Planet Dalam yang telah di Teraformasi.
Dari depan ke belakang: Mars, Bumi, Venus, Merkurius, dan Matahari


Bumi, planet yang saya dan sobat brotot tinggali, diisi lebih dari 6 milyar manusia dan bahkan diperkirakan bisa mencapai 10 milyar jiwa pada 2025. Lalu apa solusinya? Sepertinya pengurangan jumlah manusia secara massal bukan cara yang cukup manusiawi. Namun jika dibiarkan terus menerus ledakan penduduk, maka kedepannya manusia akan hidup berdesakkan, hutan bisa berubah menjadi pencakar langit dan perumahan. Krisis makanan dan airpun bisa terjadi.

Satu-satunya cara untuk mengatasinya secara manusiawi adalah dengan mengekspansi tempat hidup para manusia. Mencari planet layak tinggal di luar tata surya mungkin akan menjadi cara paling umum untuk mengekspansi tempat hidup manusia. Namun, sampai sekarang kita belum memiliki teknologi yang bisa mencapai tata surya lain dalam waktu singkat. Bahkan, untuk menuju tata surya lain dengan kecepatan cahaya sekalipun, dibutuhkan waktu bertahun-tahun sampai ratusan bahkan ribuan tahun. Dan menurut pak tua einstein, tidak mungkin ada benda yang bisa melebihi kecepatan cahaya.

Masyarakat Bumi pada umumnya

Sebenarnya ada cara alternatif yang lebih extreme, yaitu menjadikan planet-planet tetangga kita sebagai "Bumi Baru". Teraformasi atau Terraformation dari bahasa latin Terra dan bahasa inggris Formation yang artinya "Membentuk Bumi" adalah suatu proses mengubah susunan geografi sebuah planet menjadi seperti bumi. Kata-kata seperti ini mungkin terdengar jauh lebih extreme daripada sekedar menemukan planet baru layak huni dan tinggal disana. Namun, sebenarnya untuk saat ini teraformasi jauh lebih mungkin ketimbang melakukan perjalanan lebih dari kecepatan cahaya untuk sampai ke suatu planet, dan tinggal di planet tersebut.

Salah satu planet yang paling mungkin untuk di teraformasi adalah Mars. Mars memiliki cukup banyak persamaan dengan bumi. Diantaranya, Mars masih berada di dalam Habitable Zone atau Zona penunjang kehidupan dimana sinar matahari tidak terlalu redup namun juga tidak terlalu membunuh agar seekor makhluk bisa hidup di planet itu.

Mars saat ini

Selain Mars masih ada di Zona penunjang kehidupan, kandungan gas yang ada di Mars tidak terlalu mematikan, tidak seperti Titan yang mengandung banyak sekali metana, Mars sebagian besar udaranya tersusu atas karbon dioksida. Yang mana kita ketahui, karbon dioksida bisa dipecah menjadi oksigen. Dan kabar baiknya, kita akan memiliki lebih banyak pasokan oksigen di mars. Hampir 90% dari isi atmosfer Mars. Kabar buruknya, kita akan memiliki sedikit Nitrogen di atmosfer. Kurang dari 5%. Namun sepertinya tidak perlu khawatir, Planet raksasa gas kita dari kejauhan, Neptunus memiliki pasokan nitrogen yang tidak terbatas bila hanya untuk planet kecil seperti Mars.

Bukanlah bumi baru jika tidak ada laut. Seperti yang disinyalir, mars memiliki danau-danau dan sungai-sungai dalam bentuk beku. Dengan sedikit rekayasa manusia, menggunakan pembangkit nuklir, kita bisa mencairkan es-es tersebut dan membuatnya menjadi lautan dan sungai. Ditambah, kita bisa menyuplai air dari laut bumi sekaligus mengatasi meningkatnya permukaan air laut.

Peta Mars setelah di Teraformasi

Mars adalah planet paling mungkin untuk dijadikan Bumi Baru, namun selain Mars, masih ada 1 planet lagi yang ada di zona penunjang kehidupan, Planet itu adalah Venus. Ukuran Venus yang hampir sama dengan bumi tidak akan membuat kita bermasalah dengan gravitasi bila sobat brotot tinggal disana. Namun, mengubah Venus menjadi planet yang bisa ditinggali akan menjadi pekerjaan yang sangat berat - namun tidak mustahil. Karena konsentrasi karbon dioksida di atmosfernya yang maha dahsyat, menjadikan planet itu sangat panas - mencapai 400°C!.

Sama seperti menteraformasi Mars, yaitu mengurangi sedikit karbon dioksida di Venus, mengubah sebagian sisanya menjadi oksigen dan mengimpor nitrogen dari Neptunus lalu mengekstraknya di Venus. Satu berita buruknya, untuk menciptakan laut di Venus, kita benar-benar harus menciptakan Air. Karena sampai saat ini, tidak ada Sumber Air atau Es yang bisa ditemukan di Venus.

Peta Venus setelah di Teraformasi

Dengan teknologi manusia yang memungkinkan saat ini, hanya 2 planet itu -Mars&Venus- yang bisa diteraformasi. Karena hanya 2 planet itu yang masih berada di ujung Habitable Zone matahari dan hanya 2 planet itu yang memiliki karakteristik geografi, atmosfer, dan hidrosfer yang hampir mirip dengan bumi.

Proses Teraformasi Mars

Namun mungkin seiring berkembangnya teknologi atau bahkan jika manusia berhasil menciptakan teknologi berpergian luar angkasa Faster Than Light-speed Manusia tidak akan lagi hanya tinggal di bumi dan tata surya. Masa di mana saat bumi akan menghadapi kehancuran, Manusia akan mulai meninggalkan bumi. Pergi ke planet-planet yang sudah di teraformasi atau ke planet-planet yang mereka temui.

Bahkan, bulan-bulan milik planet raksasa gas bisa menjadi alternatif untuk di teraformasi. Bisa juga asteroid-asteroid berukuran raksasa seperti Ceres. Kedepannya, manusia tidak akan lagi dimasalahkan dengan meningkatnya populasi manusia dan makin sempitnya bumi. Penduduk bumi yang sedikit juga akan membuat bumi memiliki lahan lebih luas untuk menjaga kelangsungan hidup Perfect Planet ini.

Salam Brotot!

2 comments :

  1. wow, sepertinya manusia sibuk berusaha sekuat mungkin berakting seperti Tuhan, menciptakan bumi baru.. jadi inget film2 sci-fi kan jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika kamu bisa melintasi langit, maka lintasilah.
      itulah yang diperintahkan tuhan. tidak ada aturan yang melarang kita merubah planet.

      Hapus

Brotot Facts: