Home » » Sejarah Penjelajahan Angkasa Versi Fiksi Ilmiah Star Trek

Sejarah Penjelajahan Angkasa Versi Fiksi Ilmiah Star Trek

Written By Harso Adjie Broto on Minggu, 21 Juli 2013 | 13.44

Spaceship Phoenix, Starship Enterprise NCC-1701, Spaceship Enterprise NX-01




Bagi sebagian sobat brotot mungkin dunia luar angkasa tidak menarik, namun kebanyakan sobat brotot pasti berkata bahwa itu menarik. Sampai saat ini kita bahkan belum ada kapal angkasa luar dari bumi yang mampu mencapai tata surya tetangga terdekat, apalagi menemukan kehidupan lain. Sampai saat ini kita baru bisa menerawang alam semesta menggunakan teleksop baik pengindraan berupa cahaya tampak, gelombang gamma, gelombang suara, gelombang ultraviolet, maupun x-ray.


Spaceprobe Vogayer "Penjelajah" adalah benda bumi yang dikirim terjauh, sejak 35 tahun yang lalu pertama kali ia diluncurkan, Voyager telah mencapai jarak 124 AU (Astronomical Units/Satuan Astronomi) atau sekitar 10.868.000.000.000.000 kilometer terhitung pada 13 Juli 2013. Itu adalah jarak yang sangat fantastis bagi manusia era 2010an namun jika dibandingkan dengan sebuah kapal bintang yang menjelajah dengan kecepatan cahaya, itu adalah jarak yang sangat singkat. Namun bagaimana sejarah manusia dalam film fiksi ilmiah "Star Trek" dapat menjelajah angkasa?

Spaceprobe Voyager

Pada tahun 1969 manusia pertama berhasil mendarat ke bulan, Neil Armstrong dan Edwin Aldrin setelah sebelumnya Amerika Serikat dikalahkan oleh Uni Soviet yang berhasil mengirim manusia pertama ke luar angkasa, Yuri Gagarin. Berkembang pesatnya ilmu tentang keastronomian dimulai dari sini, Amerika Serikat dan Uni Soviet bersaing untuk menjadi juara dalam kompetisi balap luar angkasa. Selain menjelajah tata surya, soviet juga telah sukses dengan Stasiun Luar Angkasa Mir.

Stasiun Luar Angkasa Mir

Namun setelah krisis di dalam Uni Soviet sendiri dilanjutkan dengan runtuhnya Uni Soviet membuat proyek Stasiun Luar Angkasa Mir tidak bisa dilanjutkan lagi, tidak hanya Mir namun juga seluruh proyek penjelajahan luar angkasa terancam gagal karena tidak ada dana. Namun setelah selesainya perang dingin antara Amerika Serikat dan Rusia (dulu Uni Soviet) serta kembali stabilnya keuangan negeri Rusia, proyek-proyek luar angkasa aktif kembali. Diantaranya adalah kerjasama 15 negara untuk membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station. Sebuah stasiun angkasa dengan lebar 108 meter dan berbobot 500 ton yang mengorbit bumi dengan kecepatan 27.000 km/jam. Keberhasilan ISS adalah karya tangan terhebat manusia pada masa ini, namun penjelajahan angkasa sebenarnya baru akan dimulai dari titik ini.

The International Space Station, 2013.

Pada tahun 2063, seorang ilmuwan bernama Dr Zefram Cochrane berhasil menemukan cara menembus kecepatan cahaya menggunakan mesin warp drive. Pada 4 April 2063 manusia berencana meluncurkan kapal berkecepatan cahaya berawak pertama menuju sistem bintang 40 Eridani A yang dipercaya dihuni oleh sebuah spesies humanoid yang diberi nama Vulcan. Kapal Angkasa Phoenix berisi 3 orang, 1 pilot dan 2 kru. Pukul 11 pagi, Phoenix diluncurkan. Roket tahap pertama mulai berpisah dari Phoenix. Nacelles mulai mengembang dan warp drive mulai aktif.

Sebuah kapal yang melintas dengan kecepatan cahaya menarik perhatian kapal Vulcan, T'Plana-Hath. Akhirnya kontak pertama antara manusia dan makhluk asing terjadi.

Roket yang mendorong Phoenix

Berhasilnya program Phoenix membuat manusia makin penasaran tentang alam semesta, pada tahun 2151 manusia berhasil menemukan mesin warp drive yang dapat menembus warp factor 5 atau 125 kali kecepatan cahaya (1 warp factor = w3c). Menggunakan teknologi ledakan teratur antara materi dan anti-materi untuk menembus warp factor 5, akhirnya kapal angkasa eksperimental Enterprise berkode NX-01 berhasil diciptakan.

Terciptanya Enterprise yang dijalankan oleh kapten Jonathan Archer membuat manusia semakin terbuka dengan alam semesta. Manusia juga melakukan kontak dengan spesies alien lain seperti Andorian, Klingon, Romulan, Tellarites, Cardassian, dll sampai pada akhirnya pada tahun 2161 Manusia, Vulcan, Andorian, dan Tellarites melakukan perjanjian untuk membentuk suatu federasi yang bernama United Federation of Planets, dengan armada bintangnya, Starfleet.

Spaceship Enterprise NX-01

Berkembang pesatnya ilmu pengetahuan membuat teknologi penjelajahan luar angkasa semakin canggih juga, pada 2233 manusia berhasil menciptakan United Star Ship (USS) Kelvin. Kapal bintang dengan 1 nacelle yang dapat mencapai kecepatan warp factor 7 (343 kali kecepatan cahaya) serta dilengkapi dengan hangar untuk shuttle craft dan senjata berupa phaser bank dan torpedo launcher. Namun belum ada 1 tahun pengoperasiannya, USS Kelvin dihancurkan oleh kapal romulan dari masa depan, Narada. Dari USS Kelvin dilahirkan seorang bayi bernama James Tiberius Kirk, anak dari George Kirk dan Winona Kirk yang akan menjadi kapten kapal bintang kedepannya.

Starship Kelvin NCC-0514

Pada tahun 2258 (menurut Star Trek 2009) manusia kembali membangun sebuah kapal bintang kelas constitution sepanjang 700 meter yang dapat mencapai warp factor 9. dilengkapi dengan 2 nacelles, sebuah hangar shuttlecraft, 6 phaser banks, dan 72 torpedo launchers. Yang kemudian kapal bintang itu diberi nama USS Enterprise dengan kode NCC-1701. USS Enterprise tidak hanya sebuah kapal penjelajah yang canggih namun juga dilengkapi senjata yang mampu mempertahankan dirinya dari serangan musuh.

Starship Enterprise NCC-1701 under construction

USS Enterprise terus dikembangkan mulai dari Enterprise-A constitution refit class, Enterprise B excelsior class, Enteprise C ambassador class, Enterprise D galaxy class, Enterprise E sovereign class, sampai Enterprise F odyssey class. Bahkan ketika menjelajah ke masa depan, Enterprise melihat kembangan enterprise kedepannya yaitu USS Enterprise NCC-1701-J Universe Class.

Enterprise tidak hanya satu-satunya kapal bintang yang dimiliki United Federation of Planets - Starfleet. Starfleet memiliki lebih dari 1000 kapal bintang yang tersebar di berbagai sistem bintang dan dermaga angkasa. Akankah penjelajahan angkasa ala Star Trek menjadi kenyataan di dunia nyata? kita lihat saja 200 tahun nanti ;) Tidak yakin masih akan hidup 200 tahun kedepan? ini solusinya.

0 comments :

Posting Komentar

Brotot Facts: