Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Pengalaman Bergojek Ria

Gambar
Di Era Informasi ini teknologi semakin dan semakin berkembang, termasuk di bidang transportasi. Sekarang kita banyak mendengar tentang kendaraan yang bisa dipesan dari genggaman tangan yang namanya GrabBike, GrabTaxi, Uber, Gojek, dan sebagainya. Tapi kalau menurut saya, Taksi yang bisa dipesan online itu sudah biasa, karena Blue Bird sudah lama menerapkannya. Tapi kalau kendaraan itu berupa ojek, ini baru luar biasa.

Akhirnya Kamis, 23 Juli 2015 lalu saya berkesempatan naik Gojek untuk menghadiri acara pembuatan demo ekskul di Sekolah. Kebetulan, saya punya Rp150.000 gojek credit yang belum terpakai sama sekali ditambah promo gojek Rp10.000 keliling Jakarta.

Akhirnya pukul 08.00 saya bergegas memesan gojek. Karena mungkin rumah saya yang terletak bukan di pusat kota, abang-abang gojek nampaknya agak jarang. Barulah pada 08.40 saya menemukan tukang gojek. Layar HP sayapun berubah menjadi seperti ini...


Dari tampang driver yang terpampang dalam foto profil gojek, saya pikir driver ini…

Orang Indonesia, Takut Akan Ilmu Pengetahuan?

Gambar
Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia memang semakin miris. Kemirisan terbesar adalah fenomena takutnya Masyarakat tentang Ilmu Pengetahuan. Memang betul tidak semua Masyarakat Indonesia seperti itu, orang cerdas seperti para pembaca ini lebih memilih untuk diam. Tapi bukannya diam terus tidaklah selalu baik? Karena itu post ini saya tujukan kepada mereka yang takut kepada Ilmu Pengetahuan.

Akhir-akhir ini sepertinya wahana-wahana luar angkasa yang diluncurkan beberapa tahun silam sudah mulai menujukkan hasilnya dan sudah sampai ke tempat tujuannya masing-masing. Sebut saja seperti ESA yang mengirimkan Rosetta dan Philae untuk meneliti komet 67P/Churyumov-Gerasimenko, NASA juga telah berhasil meneliti Pluto dengan mengirimkan New Horizons. Bahkan yang terbaru, Teleskop luar angkasa Kepler yang didesain khusus untuk mencari planet mirip bumi, menemukan Planet Superearth Kepler-452B. Namun kira-kira apa reaksi masyarakat Indonesia? takjub? tertarik? yap, hanya sebagian dari kamu yang ti…

Penjelasan atas Teori Konspirasi Pendaratan Bulan

Gambar
Sudah tak terhitung berapa kali kita mengunjungi Bulan, Bulan bisa dikunjungi tidak hanya oleh negara adikuasa beruang banyak sekaliber Amerika, Rusia, atau Uni Eropa. Negara yang kita sangka 'negara berkembang' pun, sudah bisa mengunjungi Bulan, dia adalah India, dengan misi Chandrayaan-1. Tercatat sejarah, sudah 72 kali manusia mengunjungi Bulan, 72 misi dari berbagai negara, bahkan, saat ini Bulan sudah seperti objek wisata mewah bagi kita manusia, tidak hanya mengirim space probe atau lander atau bahkan manusianya saja, kita juga sudah bisa mengirim mobil penjelajah bulan (Moon Exploration Rover) ke permukaan bulan. Bukan hanya sisi bulan yang kita lihat sehari-hari, kita juga sudah berhasil mengunjungi Sisi Jauh Bulan (Far Side of the Moon) yang tak tampak dari Bumi. Selain itu, kita juga telah mengunjungi banyak planet lain, terutama Mars. Yang bisa disaksikan di Infografik berikut ini:


Namun siapa sangka, beberapa orang yang tidak percaya bahwa manusia pernah melakukan…

Menuju Pulau Dewa dan Keraton Raja melalui Darat

Gambar
Semua foto yang akan ditampilkan disini diambil oleh tangan dan kamera Arvin Raditya Niardi. Bila fotonya bagus, pujilah dia, bila fotonya jelek, silahkan kau bicara sendiri padanya ^^

Sebenarnya log perjalanan ini seharusnya sudah ada sejak 2 tahun yang lalu, ya benar 2 tahun yang lalu! Karena perjalanan ini berlangsung sekitar 1-7 Mei 2013. Saat itu adalah perjalanan terakhir saya dan teman-teman di SMP Negeri 1 Jakarta, acara yang biasanya tahunan, namun sepertinya berakhir diangkatan kami :( itu adalah perjalanan Jakarta-Bali-Yogyakarta yang berlangsung selama seminggu. Walaupun merupakan destinasi wisata yang mainstream namun 1 hal yang membuat saya terkenang, selain ini adalah perpisahan, adalah untuk pertama kalinya saya bisa menyusuri ujung ke ujung pulau jawa melalui jalur darat.

Jakarta - Banyuwangi Perjalanan diawali hari itu, 1 Mei 2013, kami berangkat tepat dari SMP Negeri 1 Jakarta pukul 7.00 pagi, setelah beberapa sambutan dari kepala sekolah, komite, dan beberapa sambu…

Cerita Di Balik New Horizons

Gambar
14 Juli 2015, Wahana Antariksa milik Amerika Serikat, New Horizons berhasil melakukan fly-by ke Planet Pluto, dimana sebelumnya belum pernah ada siapapun yang pernah melakukannya. Namun perjalanan panjang 9 tahun 5 bulan New Horizons tidak semudah yang dibayangkan, kali ini mari kita ungkap bagaimana New Horizons bisa mencapai Pluto, dari awal ia diciptakan.

Sekilas tentang Plutonian System
Pluto merupakan planet kerdil (katai/dwarf planet) yang berada di dekat Sabuk Kuiper, dan termasuk dalam objek-objek yang mengelilingi sistem matahari serta digolongkan kedalam TNO (Trans-Neptunian Object) bersama dengan planet kerdil lainnya seperti Eris, Haumea, Makemake, dan lain-lain. Jaraknya sangat jauh, hampir 30-50 Satuan Astronomi dengan rata-rata 40 SA (sekitar 5,5 jam cahaya atau 5,8 milyar km)  dari Matahari, tergantung posisinya. Untuk ukurannya yang kecil, Sistem Pluto termasuk luar biasa karena mampu mengikat 5 bulan, diantaranya: Charon, Hydra, Nix, Styx, dan Kerberos. Sebelum New H…

Teori Relativitas Khusus

Gambar
Teori Relativitas merupakan salah satu teori revolusioner dalam ilmu fisika modern yang digagas oleh Albert Einstein pada 1905 dengan nama Teori Relativitas Khusus (Theory of Special Relativity), yang lalu disempurnakan pada tahun 1916 dibawah nama Teori Relativitas Umum (Theory of General Relativity). Pada dasarnya teori ini membahas tentang kesetaraan antara ruang dan waktu, yang kemudian disebut ruang-waktu (space-time) serta kelakukan partikel ketika kelajuannya mendekati kecepatan cahaya. Pada post kali ini fokus kepada Teori Relativitas Khusus yang seharusnya merupakan pelajaran SMA pada Kurikulum 2006, namun dihapuskan pada Kurikulum 2013. Amat disayangkan memang, karena itu kali ini saya akan mencoba mengupas sedikit tentang yang namanya Teori Relativitas Khusus ;).

Jika pernah menonton film Interstellar, dalam film tersebut kita dapat melihat dimana waktu bukan sesuatu yang absolut, waktu bisa berubah-ubah dan bisa menyempit-melebar seperti ruang. Sebenarnya dalam kehidupan …