Home » » Para Binatang Yang Pernah Ke Luar Angkasa

Para Binatang Yang Pernah Ke Luar Angkasa

Written By Harso Adjie Broto on Minggu, 23 Juni 2013 | 23.09

Seekor kucing menatap kapal bintang Enterprise yang sedang terbang

Seperti apa yang Sobat Bbrotot ketahui, pada 1961, Seorang kosmonot asal Rusia, Yuri Alekseyevich Gagarin berangkat ke luar angkasa dengan pesawat Vostok dan berhasil mengorbit pada 12 April 1961. Jauh sebelum manusia pertama berhasil ke luar angkasa, para binatang ternyata sudah lebih dulu pergi ke luar angkasa. Terhitung lebih dari 55 tahun semenjak binatang pertama diluncurkan ke luar angkasa. Tentu saja sebagai makhluk yang tidak memiliki akal secerdas manusia, mereka tidak pergi ke luar angkasa dengan sendirinya. Tapi, dibantu oleh Manusia.

Tidak hanya ada satu atau dua binatang yang tercatat pernah dikirim ke luar angkasa. Sebenarnya ada belasan mungkin puluhan binatang yang pernah dikirim sebagai percobaan misi luar angkasa. Beberapa diantaranya yang paling terkenal, dirangkum dalam 10 Binatang Yang Pernah Ke Luar Angkasa berdasarkan sumber yang dikutip dari apa kaba dunia.

1. Laika dari Rusia

Laika mungkin akan menjadi anjing paling terkenal dibanding anjing manapun di dunia ini. Sebab, Laika adalah anjing pertama yang berhasil ke luar angkasa. Laika berangkat pada 1957 menggunakan pesawat Sputnik-2. Malangnya, Pemerintah Rusia hanya memikirkan cara mengirim hewan itu ke luar angkasa, namun tidak memikirkan cara mengembalikannya ke bumi.

2. Able dari Amerika Serikat

Tentu saja, Amerika Serikat tidak akan senang bila saingan terbesarnya berhasil meluncurkan binatang pertama ke luar angkasa. Selang 2 tahun setelah peluncuran Laika, AS mengirim 2 monyet ke luar angkasa. Able merupakan salah satu dari 2 monyet tersebut. Able diluncurkan menggunakan roket Aerobee pada 28 Mei 1959

3. Baker dari Amerika Serikat

Baker adalah monyet yang dikirim bersama Able sebagai proyek luar angkasa Amerika Serikat. Baker jauh lebih beruntung daripada Able, Able mati dalam perjalannya kembali ke bumi. Sementara Baker kembali ke bumi dengan selamat sebelum akhirnya mati pada 1984 di Albama.

4. Otvazhnaya, Snezhinka dan Marfusha dari Rusia

Persaingan luar angkasa antara Rusia (Uni Soviet) dan Amerika Serikat tidak berhenti sampai disitu. Pada 1959 Rusia mengirim 2 anjing bersama 1 kelinci ke luar angkasa. Pada percobaan kali ini Rusia jauh lebih berhasil. Para binatang kembali ke bumi dengan selamat dan bahkan telah berulang kali ke luar angkasa. Otvazhnaya telah 5 kali bolak balik ke luar angkasa dalam rentang waktu 1959-1960.

5. Sam dari Amerika Serikat

National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga astronomi Amerika Serikat kembali membuat percobaan dengan mengirimkan hewan ke luar angkasa. Seperti sebelumnya, NASA masih menggunakan monyet sebagai obyek penelitiannya pada 21 Januari 1960. Kali ini monyet yang terpilih bernama Miss Sam. Monyet satu ini juga berhasil kembali ke bumi dengan selamat.

6. Strelka dan Belka dari Rusia

Rusia sepertinya cukup gerah melihat Amerika Serikat yang terus mengirimkan binatang. Sampai pada masa Strelka dan Belka ini, Rusia tetap memilih anjing untuk diluncurkan ke luar angkasa ketimbang monyet yang biasa digunakan Amerika Serikat. Tidak ingin kalah dengan rival abadinya, Rusia kembali mengirimkan dua anjing ke luar angkasa pada tanggal 19 Agustus 1960. Kali ini, Rusia tidak mengulangi kejadian yang sama. Strelka dan Belka berhasil kembali ke bumi dengan selamat.

Beberapa bulan setelah kembali ke bumi, Strelka melahirkan enam anak anjing yang sehat. Salah satunya bernama Pushinka dikirim ke Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy sebagai hadiah untuk anaknya. Sekaligus ngeledek kali ya hehehe...

7. Ham dari Amerika Serikat

Ham adalah nama simpanse pertama yang dikirimkan ke luar angkasa. Nama Ham adalah akronim dari laboratorium tempat dia dipersiapkan, Holloman Aerospace Medical Center yang berlokasi di Holloman Air Force Base, New Mexico. Ketika dikirimkan pada 31 Januari 1961, Ham ternyata tidak mengalami permasalahan berarti dan tetap tenang hanya mengalami dehidrasi saja.

Ham berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan menghabiskan 17 tahunnya di National Zoo, Washington.

8. Felix dari Prancis

Tidak hanya Rusia dan Amerika Serikat saja, Prancis ternyata juga pernah mengirimkan hewan ke luar angkasa. Jika Amerika serikat lebih memilih seekor monyet dan Rusia lebih memilih seekor Anjing, Prancis lain lagi, Prancis lebih memilih seekor kucing bernama Felix untuk dikirimkan pada tanggal 18 Oktober 1963.

Felix bahkan menjadi kucing pertama yang berhasil menjelajah ke luar bumi dan fotonya diabadikan di koleksi perangko beberapa tahun kemudian. Selain diabadikan sebagai perangko, namanya juga dijadikan nama sebuah film Felix the Cat.

9. Monyet dari Iran

Ternyata tidak hanya negara-negara adikuasa yang bisa mengirimkan binatang ke luar angkasa. Bulan Januari 2013 kemarin, pemerintah Iran mengumumkan bahwa mereka berhasil mengirimkan seekor monyet ke luar angkasa. Pengiriman monyet ke luar angkasa ini adalah salah satu dari proyek pemerintah Iran yang tergolong sukses. Sebelumnya mereka juga pernah mengirimkan beberapa hewan lain seperti tikus, kura-kura dan cacing ke angkasa luar.

10. Bulu Babi dari Amerika Serikat

NASA pernah menyatakan tidak pernah ada mahluk hidup yang bisa berhubungan seksual di luar angkasa. Tetapi akhirnya mereka termakan omongan dengan percobaannya sendiri. Penelitian di pesawat ulang alik Atlantis pada tahun 1997 membuktikan bahwa sel sperma berenang lebih cepat di area bebas gravitasi. Sel sperma yang diteliti adalah sperma bulu babi, mereka berenang lebih cepat di luar angkasa daripada di bumi.

Sobat Brotot, dari beberapa binatang yang pernah dikirim ke luar angkasa di atas, kebanyakan (atau hampir seluruhnya) adalah spesies mamalia. Terutama Anjing, Kucing, dan Monyet. Mungkin karena spesies mamalia memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan manusia terutama primata seperti Monyet, Kera, dan Simpanse.

Namun seperti yang sobat brotot ketahui, Para mamalia bisa jadi termasuk binatang yang paling lemah fisiknya diantara binatang lain. Seperti seekor badak, tubuhnya dilapisi kulit sekeras semen atau gajah tubuhnya yang sangat besar mungkin bisa lebih mudah beradaptasi dengan dinginnya angkasa. Namun kenapa sampai sekarang belum pernah ada yang mencoba mengirim gajah atau badak ke luar angkasa? mungkin karena bobotnya yang terlalu besar. Tidak terlalu urgent untuk melakukan percobaan itu, sementara manusia sedang sibuk membangun ISS (International Space Station/Stasiun Luar Angkasa Internasional), Mencari cara menteraformasi planet-planet tetangga, dan juga mencari cara untuk melakukan perjalanan diatas kecepatan cahaya serta mencari planet berkehidupan.

Mungkin kedepannya, Manusia akan mampu mengirim binatang-binatang untuk dijadikan percobaan hidup di suatu planet yang baru, atau planet yang baru saja habis diteraformasi. Semoga saja hal tersebut bisa terjadi dalam waktu cepat, selagi saya dan pembaca adjie brotot blog lainnya masih hidup :3

1 comments :

Brotot Facts: