Home » » Review Star Trek Into Darkness

Review Star Trek Into Darkness

Written By Harso Adjie Broto on Senin, 27 Mei 2013 | 22.02

Unofficial Poster Star Trek Into Darkness featuring USS Enterprise

Salam sobat Brotot!
Lama tidak posting karena UN United Nations Ujian Nasional. Tapi lama ya tidak posting lagi. Hehehe... apalagi postingan-postingan terakhir tentang pelajaran jadi mungkin blog ini perlu refreshing sedikit tentang artikel-artikel umum.

Yasudahlah, sekarang saya punya review film bagus! baguss banget! Rata-rata setiap orang pasti tahu film Star Trek, saya sendiri mungkin bisa dibilang seorang trekkie palsu. Jauh sebelum dirilis film Star Trek "Alternate Reality" di tahun 2009, Star Trek sudah diciptakan dari tahun 1966 sebagai sebuah serial TV yang dikenal dengan Star Trek: The Original Series oleh Gene Roddenberry lalu dilanjutkan pada tahun 1987 dengan judul Star Trek: The Next Generation, 1993 Star Trek: Deep Space Nine, 1995 Star Trek: Voyager, dan terakhir Star Trek: Enterprise pada tahun 2001 dengan tema bumi sebelum adanya Federasi dan Starfleet.

Para kapten kapal serial Star Trek terdahulu. Dari kiri ke kanan: Kirk,  Picard, Sisko, Janeway, Archer

Pada tahun 2009, film Star Trek kembali ditayangkan dan kali ini versi layar lebar oleh produser J.J. Abrams. Star Trek yang baru mengambil jalan cerita dari Star Trek: The Original Series. Star Trek 2009 merevisi ulang serial TV Star Trek. Film fiksi ilmiah abad ke 20 yang mungkin dianggap membosankan di abad ke 21 ini, diubah menjadi film SciFi Action Film yang sangat menarik untuk disaksikan.

Lalu bagaimana jalan cerita Star Trek Into Darkness?
Awal film kita akan menyaksikan logo lembaga-lembaga yang memproduksi film Star Trek Into Darkness: Paramout, Skydance, dan Bad Robot dengan back song lagu khas star trek. Sama seperti Star Trek 2009 di mana babak pertama langsung disuguhi adegan seru. Di Star Trek Into Darkness, Kapten James Tiberius Kirk dan Dr. Leonard Bones McCoy dikejar-kejar oleh penduduk planet Nibiru yang masih purba dan diancam kepunahan jika gunung api yang ada di planet tersebut meledak. Namun Spock mencoba menghentikan letusan gunung tersebut menggunakan alat pendingin portabel. Dengan pakaian anti-panas, Spock turun dari shuttle dan tiba-tiba tali pengamannya terlepas, untungnya dia jatuh tepat di batuan sehingga dia tidak terkena panasnya lava.

Komandan Spock di Gunung Api

Sementara itu, setelah berlari terus, Kapten Kirk dan Dr. Bones sampai di ujung jurang yang mengarah ke laut, mereka langsung melompat dan tercebur ke laut. Di dalam laut, ternyata ada Enterprise yang sengaja diparkir secara tersembunyi agar tidak terlihat penduduk planet Nibiru. Tapi untuk menyelamatkan Spock yang masih di gunung api (karena teleporter tidak berfungsi dalam laut) akhirnya Enterprise bangkit dari lautan dan terbang ke arah gunung api. Spock langsung di teleport masuk ke dalam Enterprise. Seketika alat pendingin yang dipakai spock bekerja dengan baik, letusan gunung berhenti. Penduduk Nibiru yang masih purba menganggap Enterprise adalah dewa. Enterprise digambar ditanah dan disembah. Scene berpindah dari gambar Enterprise ke kapal Enterprise yang sedang terbang, lalu Enterprise melakukan warp speed dan judul film muncul, "Star Trek Into Darkness".  Wait, itu baru adegan awal.

Jalan cerita yang sesungguhnya baru akan dimulai...
Di Bumi, ulah Kirk yang melanggar peraturan terungkap oleh laporan yang dibuat Spock secara jujur (karena Vulcan tidak bisa bohong akhirnya, Kirk diturunkan jabatannya dari Kapten Kapal menjadi Perwira Utama, sementara Spock dipindahkan dari USS Enterprise ke USS Bradbury. Enterprise kembali dipimpin oleh Laksamana Christoper Pike.

Pada sebuah rapat yang dipimpin Laksamana Alexander Marcus untuk membahas teror yang terjadi di pusat data Starfleet di london, tiba-tiba ruang rapat diserang oleh John Harrison. Kirk berhasil melumpuhkan kapal Harrison dengan memasukkan alat pemadam ke dalam mesin pesawat Harrison. Namun, Harrison berhasil melarikan diri dengan teleporter portabel ke planet Kronos. Pada serangan ini, Laksamana Christoper Pike meninggal dunia.

John Harrison melarikan diri dengan Teleporter

Atas Meninggalnya Laksamana Pike, Kirk kembali diangkat sebagai Kapten Kapal Enterprise oleh Laksamana Marcus dan Spock sebagai perwira utamanya. Ia ditugaskan untuk mengejar John Harrison ke Planet Kronos. Laksamana Marcus membekali 72 Advanced Long-Range Photon Torpedoes yang tidak bisa dideteksi radar musuh.

Di awal keberangkatan Enterprise ditandai dengan adegan lucu Scotty yang tidak memperbolehkan torpedo-torpedo itu untuk dipasang di Enterprise karena ia tidak tahu apa isinya dan ketika bertanya selalu dijawab "Rahasia". Scotty mengancam untuk mengundurkan diri jika Kapten Kirk bersih keras untuk memasang torpedo itu di Enterprise. Dan akhirnya Kapten Krik menyetujuinya, Scotty mengundurkan diri dan Torpedo dipasang. Kepala Mesin digantikan oleh Pavel Chekov yang sebelumnya seorang Navigator di anjungan.

Torpedo

Ditengah perjalanan, Chekov memberhentikan paksa mesin warp karena ada kebocoran, untungnya lokasi tidak terlalu jauh dari Planet Kronos. Akhirnya Kapten Kirk, Komandan Spock, dan Letnan Uhura serta 2 orang kru Enterprise lainnya berangkat dengan Kapal kecil menuju Planet Kronos. Kapten kapal sementara digantikan oleh Hikaru Sulu, yang sebelumnya seorang pilot. Sulu mengancam John Harrison melalui komunikasi jarak jauh:

Perhatian John Harrison. Ini Kapten Hikaru Sulu dari USS Enterprise. Sebuah pesawat kecil berisi para perwira sangat terlatih sedang menuju ke tempatmu. Jika kamu tidak menyerah kepada mereka secepatnya, Saya akan menembakkan seluruh bagasi berisi Torpedo canggih jarak jauh yang telah dikunci target menuju lokasimu. Kamu punya dua menit untuk konfirmasi. Penolakan akan berakhir pada kemusnahanmu. Dan jika kamu menguji saya, kamu akan gagal.

Di perjalanan kapal kecil kirk dikejar tim patroli klingon yang akhirnya mereka bisa lolos melalui celah sempit di antara reruntuhan bangunan. Namun, tim patroli klingon berhasil mengepung mereka. Uhura mencoba bernegosiasi dengan Bahasa Klingon tapi bukannya membaik malah Uhura hampir dibunuh.

Tiba-tiba ada seseorang tidak dikenal yang membunuh semua klingon, ternyata orang itu adalah John Harrison. Harrison menyerah kepada kirk setelah mengetahui ia diancam dengan 72 torpedo jarak jauh, Kirk memukulinya lalu membawanya ke Enterprise untuk di adili di bumi. Di Enterprise Harrison diambil sample darahnya oleh Dr. Bones lalu ia menceritakan segalanya, mulai nama aslinya, Khan Noonien Singh seorang manusia super yang dibangunkan oleh Laksamana Marcus dari tidurnya selama 300 tahun, dan menyuruh kirk membuka salah satu torpedo dan menuju ke kordinat dekat jupiter. Serta menceritakan rencana jahat Laksamana Marcus yang ingin memulai perang dengan Klingon dengan menjadikan Enterprise sebagai "umpan" dengan menembakkan torpedo-torpedo itu ke Planet Kronos.

Khan diambil sample darah

Kirk menyuruh Scotty yang sedang mabuk-mabukan di bumi untuk menuju kordinat jupiter tersebut, disana Scotty menemukan hangar raksasa yang sedang membangun sebuah kapal perang yang hampir selesai. Scotty langsung menyelundup masuk ke hangar tersebut. Sementara Dr. Bones dan Dr. Carol membuka torpedo di sebuah planet kecil. Tangan Dr. Bones terjepit bukaan torpedo dan tidak sengaja torpedo diaktifkan. Untungnya Dr. Carol bisa menghentikan Torpedo yang mau meledak itu dan isi torpedopun terbuka. Setelah torpedo dibuka, ternyata di dalamnya berisi tabung kriogenik mantan kru kapal Khan. Kirk mengira bahwa khan adalah orang baik yang dikhianati Laksamana Marcus, khan dipindahkan dari sel menuju ruang medis. Tak lama kemudian, datang sebuah kapal besar - USS Vengeance, kapal yang di desain sebelumnya oleh Khan yang merupakan kapal kelas Dreadnought yang jauh lebih canggih daripada Enterprise.

USS Vengeance dikendarai oleh Laksamana Marcus dan beberapa kru lainnya. Pada awalnya Laksamana Marcus meminta kirk untuk menyerahkan khan. Namun kirk tidak mau melakukannya. Kirk langsung menyuruh Sulu untuk menerbangkan Enterprise secara paksa walaupun mesin warpnya belum betul sempurna untuk kabur dari Vengeance.

USS Vengeance, Kapal Bintang kelas Dreadnought

Setelah berhasil kabur dari Vengeance dalam kecepatan cahaya, ternyata Vengeance dapat mengejar Enterprise karena Vengeance sendiri merupakan kapal yang didesain khusus untuk perang yang memiliki kemampuan jauh diatas Enterprise. Dalam kondisi kejar-kejaran di kecepatan cahaya, Vengeance menembaki Enterprise, akhirnya Enterprise mengalami kebocoran dinding, beberapa kru ada yang terlempar keluar. Enterprise terlempar keluar sekitar 237.000 km dari bumi. Kirk mencoba meminta maaf kepada Laksamana Marcus dan akan menuruti semua perintahnya asalkan Enterprise tidak dihancurkan. Namun Laksamana Marcus tidak mempedulikannya, ia tetap bersih keras untuk menghancurkan Enterprise dan kru di dalamnya.

Untungnya scotty yang sebelumnya menyelundup ke dalam Vengeance berhasil membobol sistem energinya, sehingga Vengeance kehabisan energi dan tidak bisa menembakkan senjata. Namun itu hanya berlangsung selama 3 menit. Melihat kesempatan itu, Kirk mencoba untuk menghancurkan Vengeance. Tapi mustahil untuk menghancurkannya dari luar karena Enterprise hanyalah kapal penjelajah kelas Constitution yang sudah rusak ditembaki Vengeance sebelumnya. Kirk mengajak khan, yang mengerti betul tentang seluk beluk USS Vengeance untuk menghancurkan Vengeance dari dalam. Menggunakan pakaian khusus yang hampir mirip dengan pakaian yang ada di film "Tron". Kirk dan Khan dilontarkan ke arah USS Vengeance sementara Scotty mencoba membuka pintu Vengeance.




Kirk bersiap menuju USS Vengeance

Ketika Kirk dan Khan hampir sampai di Vengeance, pintu belum juga terbuka, ternyata Scotty tertangkap basah oleh salah satu kru Vengeance. Namun Scotty langsung saja menekan tombol dan pintupun terbuka, kru Vengeance tersebut terlempar keluar, Kirk dan Khan masuk dengan selamat. Kirk, Khan, dan Scotty menuju ke anjungan kapal, sesampainya di anjungan seluruh kru Vengeance dipukuli dan Khan di tembak pingsan oleh Scotty yang sebelumnya diperintahkan Kirk. Kirk mengancam Laksamana Marcus untuk turun dari kursi kapten kapal Vengeance. Namun Laksamana Marcus tidak mau dan berkata:

Perang akan datang, dan siapa yang akan memimpin kita? Kamu?? Jika saya tidak dalam jabatan, jalan kehidupan kita akan punah ! Jadi, kamu ingin saya turun dari kapal ini? Kamu lebih baik membunuh saya.

Khan yang sudah terbangun dari pingsannya memukul Scotty dan Kirk serta membunuh Laksamana Marcus untuk membalas dendamnya. Lalu ia menguasai USS Vengeance. Ia meminta Spock (kapten sementara Enterprise saat itu) untuk menukar 72 torpedo berisi kru-krunya dengan Kirk, Scotty, dan Dr. Carol. Spock menyetujuinya dikirimlah 72 Torpedo itu. Torpedo di kirim dan kru Enterprise dikembalikan, Khan langsung menembaki Enterprise sampai Enterprise lumpuh. Tapi ternyata, sebelumnya Manusia-manusia beku kru khan sudah dipindahkan terlebih dahulu dan Torpedo yang ada di dalam Vengeance adalah torpedo kosong yang sudah aktif. Lalu duarr... Torpedo meledak di dalam Vengeance.

Enterprise lumpuh dan terjatuh ke bumi




Dikala Enterprise yang lumpuh, ternyata hal tersebut bisa diperbaiki dengan cara mensejajarkan warp core yang ada di dalam mesin warp. Namun hal tersebut hampir mustahil karena mesin warp sangat radioaktif, mustahil bisa hidup setelah keluar dari sana. Kirk dengan keberaniannya masuk ke dalam Mesin Warp sendirian, mendorong warp core agar sejajar dan usahanya berhasil. Enterprise yang sudah dekat sekali dengan bumi akhirnya bisa terangkat kembali. Berbeda kisahnya dengan USS Vengeance, kapal yang sudah lumpuh juga karena ledakan torpedo itu jatuh menghantam bumi dan bangunan-bangunan di atasnya. Namun Khan selamat dan kabur.

Kirk keluar dari ruang radioaktif namun nyawanya hampir tidak terselamatkan. Satu-satunya cara adalah dengan darah Khan. Spock diteleport ke bumi untuk mengejar khan. Tak lama kemudian Uhura juga ikut menyertai Spock. Akhirnya Khan berhasil ditangkap dan diambil darahnya untuk menyelamatkan Kirk. Khan dikembalikan ke dalam tabung kriogenik dan Kirk berhasil diselamatkan.

Komandan Spock dan Kapten James Tiberius Kirk

Di Akhir Adegan, Kirk berpidato didepan anggota dan petinggi Starfleet dan United Federation of Planets. Dan siap melaksanakan misi penjelajahan 5 tahun bersama kru-kru Enterprise lainnya. Isi Pidato Kirk:

There will always be those who mean to do us harm. To stop them, we risk awakening the same evil within ourselves. Our first instinct is to seek revenge when those we love are taken from us. But that's not who we are... When Christopher Pike first gave me his ship, he had me recite the Captain's Oath. Words I didn't appreciate at the time. But now I see them as a call for us to remember who we once were and who we must be again. And those words: Space, the final frontier. These are the voyages of Starship Enterprise. Her five-year mission: to explore strange new worlds, to seek out new life and new civilizations; to boldly go where no man has gone before.


Film selesai, jadi bagaimana? kamu sudah nonton Star Trek Into Darkness? Star Trek Into Darkness ini sudah cukup nikmat jika hanya ditonton Star Trek Into Darknessnya saja, namun akan lebih nikmat lagi jika sebelumnya sudah menonton Star Trek 2009 karena Star Trek Into Darkness sendiri adalah lanjutan dari Star Trek 2009. Mungkin ada beberapa adegan yang kurang dimengerti jika belum menonton Star Trek 2009 namun bukan berarti mengurangi kenikmatan menonton Star Trek Into Darkness.

Akan lebih mantap lagi jika menonton Star Trek: The Wrath of Khan, inti dari jalan cerita Star Trek Into Darkness diambil dari Star Trek: The Wrath of Khan. Jadi bagaimana sobat brotot? seru bukan ;)

0 comments :

Posting Komentar

Brotot Facts: